Quantcast
peoplepill id: sutria-tubagus
ST
1 views today
1 views this week
Sutria Tubagus

Sutria Tubagus

Indonesian diplomat
Sutria Tubagus
The basics

Quick Facts

Intro Indonesian diplomat
Is Diplomat
From Indonesia
Type Politics
Gender male
Birth 20 July 1944, Bandung, Indonesia
Age 76 years
Star sign Cancer
Education
Indonesian Air Force Academy
Peoplepill ID sutria-tubagus
The details (from wikipedia)

Biography

Marsekal TNI (Purn.) Sutria Tubagus (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Juli 1944; umur 75 tahun) adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Indonesia yang menjabat dari tahun 1996 sampai dengan tahun 1998. Sutria Tubagus memulai kariernya setelah lulus dari Akademi Angkatan Udara tahun 1967.

Karier Militer

Putra dari pasangan Bapak Atang Kartawidjaja dengan Ibu Hendarsih. Setelah menyelesaikan Pendidikan Sekolah Penerbang di Pangkalan Udara Adisucipto, dia ditempatkan di Skadron Udara 32 (Pesawat Antonov 12B) berkedudukan di Pangkalan Udara Husein Sastranegara. Situasi politik paska G 30 S menyebabkan dukungan suku cadang bagi pesawat-pesawat buatan Russia menjadi terhenti sehingga pimpinan TNI Angkatan Udara ketika itu memutuskan untuk melikuidasi Skadron Udara 32 pada tahun 1970-an. Sutria lalu dipindahkan ke Skadron Udara 31 (C-130 Hercules) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada akhir tahun 1969. Pada tahun 1974 dipindahkan lagi ke Skadron Udara 2. Tidak sampai setahun bertugas di Skadron Udara 2, Sutria kemudian dikaryakan ke Perusahaan Nasional Garuda Indonesia. Setelah mengakhiri masa penugasannya di Garuda Indonesia, Sutria dikembalikan lagi ke Skadron Udara 31 sebagai Penerbang pesawat C-130 Hercules.

Selama berada dibawah pembinaan Wing Operasi 001, Sutria mempunyai riwayat penugasan yang agak unik. Pada saat ia menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas Personil di staf Wing Operasi 001. Kemudian, ketika ia menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 17, ia juga merangkap jabatan sebagai Pjs. Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, sekaligus juga menjabat selaku Pjs. Komandan Wing Operasi 001.

Pendidikan

Pendidikan jenjang dan pengembangan khusus yang pernah diikutinya antara lain, Sekolah Standardisasi Perwira (setara dengan SIS), Sekkau, Seskoau, Sekolah Instruktur Penerbang (type rating), Kursus Intelijen Strategis sebagai persiapan sebelum menunaikan tugas sebagai Atase Pertahanan, dan Kursus Lemhannas. Sekembali dari tugas Atase Pertahanan di KBRI Madrid Spanyol, beberapa jabatan strategis pernah diembannya, namun jabatan Komandan Komando Pendidikan TNI-AU (Kodikau) adalah merupakan jabatannya yang terakhir sebelum dilantik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara pada tanggal 15 Maret 1996 menggantikan Marsekal TNI Rilo Pambudi. Seperti para pendahulunya, jabatan Duta Besar selalu menanti setelah purna bhakti dari dinas kemiliteran, Sutria pun mendapat kesempatan tersebut. Namun bukan di Madrid, akan tetapi di negeri Gajah Putih, Thailand, yang dijalaninya selama tiga tahun.

Tanda Jasa

Puluhan tanda jasa dan tanda kehormatan yang dianugrahkan Negara atas pengabdiannya bagi bangsa dan Negara, diantaranya adalah:

  • Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI dan XXIV Tahun
  • Satya Lencana GOM VIII Dharma Phala (Kalbar)
  • Satya Lencana GOM IX Raksaka Dharma
  • Satya Lencana Dwidja Sistha
  • Satya Lencana Seroja (Tim-Tim)
  • Satya Lencana Penegak
  • Brevet Kehormatan Hiu Kencana (Korps Kapal Selam TNI AL).
The contents of this page are sourced from Wikipedia article on 24 Jun 2020. The contents are available under the CC BY-SA 4.0 license.
comments so far.
Comments
From our partners
Sponsored
Reference sources
References
http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1996/03/16/0029.html
http://www.indomedia.com/bernas/9702/15/UTAMA/h1-4.htm
http://dirgantara.museumjogja.org/id/content/32-marsekal-tni-sutria-tubagus
arrow-left arrow-right instagram whatsapp myspace quora soundcloud spotify tumblr vk website youtube pandora tunein iheart itunes