Quantcast
peoplepill id: hans-jaladara
HJ
1 views today
1 views this week
Hans Jaladara

Hans Jaladara

Indonesian painter
Hans Jaladara
The basics

Quick Facts

Intro Indonesian painter
Is Painter
From Indonesia
Type Arts
Gender male
Birth 4 April 1947
Age 74 years
Star sign Aries
The details (from wikipedia)

Biography

Hans Rianto Sukandi (Liem Tjong Han) (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 4 April 1947; umur 73 tahun) atau yang lebih dikenal dengan nama pena Hans Jaladara atau hanya Hans adalah seorang komikus yang terkenal di Indonesia. Dia dikenal sebagai pencipta serial Panji Tengkorak, komik cerita silat Indonesia yang populer.

Karier komik

Nama Jaladara baru dipakai Hans pada awal tahun 1970-an karena ada peniru dengan nama Han, tanpa huruf S. Jaladara diambil dari tokoh komik wayang karya Ardi Soma, yaitu Wiku Paksi Jaladara.

Hans yang pada awalnya membuat komik jenis drama, kemudian diminta sebuah penerbit untuk membuat komik serupa Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH. yang waktu itu tengah menjadi idola di kalangan penggemar komik. Hans kemudian menciptakan tokoh Pandji Tengkorak pada tahun 1968 dan komik ini sangat sukses di pasaran. Komik Pandji Tengkorak pada tahun 1971 diadaptasi menjadi sebuah film aksi laga layar lebar berjudul sama yang dibintangi oleh Deddy Sutomo, Shan Kuan Ling Fung, Rita Zahara, Lenny Marlina dan Maruli Sitompul.

Kebiasaan membaca (termasuk komik) merangsang Hans untuk berimajinasi dan merangkai cerita. Gerakan silat dalam komik merupakan aktualisasi dari ilmu yang diperolehnya saat belajar kungfu di perguruan Cheng Bu di kawasan Mangga Besar dan judo pada Tjoa Kek Tiong.

Sekitar tahun 1975 sampai 1980-an, komik Indonesia mengalami kemerosotan seiring dengan membanjirnya komik-komik impor. Hans masih bertahan dan sempat menerbitkan Pandu Wilantara dan Durjana Pemetik Bunga. Semangatnya mulai bangkit kembali ketika ada tawaran untuk memproduksi kembali Panji Tengkorak versi 2 pada tahun 1984 dan kemudian versi 3 tahun 1996.

Pada tahun 1990 Hans menggeluti dunia seni lukis dan beberapa kali mengikuti pameran. Ia mengaku terlambat membuat lukisan, setidaknya jika diukur dari masa kejayaan lukisan. Melukis dan mengajar hingga kini masih ia tekuni agar hobi menggambarnya tetap tersalurkan. Dunia komik memang telah menjadi bagian dari hidupnya bahkan kedua putrinya berhasil Ia sekolahkan hingga perguruan tinggi dari penghasilan membuat komik. Ia masih menaruh harapan besar, suatu hari kelak komik lokal kembali berjaya di negerinya sendiri.

Karya Hans Jaladara

  • Pandji Tengkorak
  • Walet Merah
  • Si Rase Terbang
  • Kembalinya Si Rase Terbang
  • Dian dan Boma
  • Drama di Gunung Sanggabuana
  • Pandu Wilantara
  • Durjana Pemetik Bunga
  • Duel Terakhir
  • Intan Permata Rimba
The contents of this page are sourced from Wikipedia article on 01 Jul 2020. The contents are available under the CC BY-SA 4.0 license.
comments so far.
Comments
From our partners
Sponsored
Reference sources
References
http://jaladara.deviantart.com/
http://www.indosiar.com/news/profil/21596?hans-jaladara--asa-sang-panji-tengkorak
http://komikindonesia.com/index.php?option=com?content&task=view&id=30&Itemid=2
http://www.suaramerdeka.com/harian/0603/06/nas05.htm/
http://komikindonesia.com/index.php?option=com?content&task=view&id=76&Itemid=2
arrow-left arrow-right instagram whatsapp myspace quora soundcloud spotify tumblr vk website youtube pandora tunein iheart itunes