Quantcast
peoplepill id: george-quinn
GQ
3 views today
3 views this week
George Quinn

George Quinn

Indonesian linguist
George Quinn
The basics

Quick Facts

Intro Indonesian linguist
Is Linguist
From Indonesia
Type Literature Social science
Gender male
Birth 1943
Age 78 years
The details (from wikipedia)

Biography

Dr. George Quinn (lahir di Selandia Baru pada tanggal 22 Juli 1943). adalah seorang pakar sastra dan budaya Jawa yang berdomisili di Australia. George Quinn merupakan dosen senior di Australian National University di Canberra. Selain menggeluti sastra dan budaya Jawa, ia juga meneliti tentang perkembangan agama Katolik Roma di Timor Leste. Dan sekarang ia juga mempelajari tradisi masyarakat Jawa berziarah ke kuburan suci atau para Wali Songo.

George Quinn terutama menjadi terkenal karena penelitiannya mengenai novel dalam bahasa Jawa. Penelitiannya telah diterbitkan dengan judul The Novel in Javanese (1992) dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Novel Berbahasa Jawa (1995). Selain bahasa Jawa, ia juga menguasai Tagalog dan fasih berbahasa Tetum, bahasa Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste.

George Quinn mengunjungi Indonesia pertama kali Indonesia pada tahun 1966, pada masa demontrasi mahasiswa untuk pembubaran Partai Komunis Indonesia, ia diundang oleh seorang aktivis dari Front Aksi Mahasiswa Indonesia di Jakarta. Tahun berikutnya, tahun 1967, ia mengunjungi Indonesia lagi sebagai anggota Volunteer Service Abroad (VSA), sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan di negara-negara berkembang dan ia ditugaskan untuk mengajar Bahasa Inggris di Universitas Satya Wacana di Salatiga, Jawa Tengah. Pada saat di Satya Wacana ia bertemu dengan seorang wanita dari daerah Banyumasan bernama Emmy Oey dan kemudian menikahinya pada tahun 1973 dan dikaruniai seorang putra bernama Andrew dan 2 orang cucu. Dengan mengenal Emmy dan keluarganya kecintaan George Quinn akan bahasa dan kebudayaan Jawa mulai timbul.

George Quinn juga mulai tertarik dengan sastra Indonesia setelah ia membaca karya-karya novelis Motinggo Boesye. Tiga novel Motinggo Boesye yang menginspirasinya yaitu Tidak Pernah Menyerah (1963), Tiada Belas Kasihan (1963), dan Sejuta Matahari (1963). Sambil mengajar, ia mempelajari sastra Indonesia di Universitas Gajah Mada di Yogyakarta dan memperoleh gelar sarjana pada tahun 1973. Dan kemudian melanjutkan studinya tentang Indonesia di University of Sydnedy pada tahun 1974.


Bibliografi

  • (Inggris) 1992, The Novel in Javanese. Leiden: KITLV
  • (Inggris) 1998, The Rape of Sukreni. Jakarta: The Lontar Foundation

Rujukan

The contents of this page are sourced from Wikipedia article on 24 Jun 2020. The contents are available under the CC BY-SA 4.0 license.
comments so far.
Comments
From our partners
Sponsored
Reference sources
References
http://www.thejakartapost.com/news/2011/12/12/george-quinn-promoting-javanese-with-passion.html
http://asianstudies.anu.edu.au/wiki/index.php/Dr_George_Quinn
https://www.bahasakita.com/dr-george-quinn/
arrow-left arrow-right instagram whatsapp myspace quora soundcloud spotify tumblr vk website youtube pandora tunein iheart itunes