Quantcast
peoplepill id: billy-boen
BB
1 views today
2 views this week
Billy Boen

Billy Boen

Indonesian businessperson
Billy Boen
The basics

Quick Facts

Intro Indonesian businessperson
Is Businessperson
From Indonesia
Type Business
Gender male
Birth 13 August 1978, Jakarta, Indonesia
Age 42 years
Star sign Leo
The details

Biography

Billy Boen (lahir di Jakarta, 13 Agustus 1978; umur 41 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Pada usia yang relatif muda, Billy (panggilan Billy Boen) telah menjadi pimpinan di beberapa perusahaan. Pada 2005, ketika usianya baru 26 tahun, Billy dinobatkan menjadi general manager (GM) PT Oakley Indonesia. Ia menjadi GM Oakley termuda di dunia kala itu. Pada akhir 2006, bersama Rudhy Buntaram, pemilik Optik Seis, Billy mendirikan perusahaan pertamanya, PT Jakarta International Management (JIM).

April 2009, Billy menulis buku berjudul Young on Top yang kini hak penerbitnya dipegang oleh Bentang Pustaka. Hingga kini, buku ini telah dicetak ulang total sebanyak 30 kali. Di dalam buku yang telah diperbaharui penulisannya sebanyak 2 kali tersebut, Billy menuliskan 40 kunci sukses di usia muda (20-30 tahun). Beberapa contoh di antaranya adalah untuk menjadi seseorang yang mengetahui apa purpose hidupnya, passionnya, dan untuk selalu berpikiran positif, terbuka, tepat waktu, tidak pernah putus asa, selalu bertindak lebih dari biasanya, dan menggunakan teknologi untuk pengembangan karier dan bisnisnya..

Karier

Billy menyelesaikan pendidikan S-1 bidang manajemen dari Utah State University (USU), Amerika Serikat, dalam waktu dua tahun 8 bulan, mulai 1996 hingga 1999. Dalam periode itu, Billy pernah menjadi Presiden PERMIAS (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat) di kampusnya. Ia juga bergabung dengan persatuan mahasiswa di USU yang bernama Sigma Chi. Billy meneruskan studinya ke State University of West Georgia untuk gelar MBA. Studi S-2 ini ia tempuh dalam tempo setahun dengan predikat kelulusan cum laude, di usia 22 tahun. Seusai lulus, ia memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia.

Sepulang ke Tanah Air dan bergabung dengan PT Berca Sportindo, distributor tunggal Nike di Indonesia. Posisi awalnya sebagai Asisten Manajer Lini Produk Divisi Footwear. Setahun kemudian ia naik pangkat menjadi manajer di divisi yang sama. Setengah tahun berikutnya ia dipromosikan menjadi manajer (yang lebih senior) untuk semua divisi: footwear, apparel, aksesori, dan perlengkapan. Setahun berselang, ia menempati pos Manajer Penjualan & Pemasaran untuk merek Nike (korporat), Umbro, dan menciptakan merek League di Indonesia di bawah naungan PT Berca Sportindo.

Pada pertengahan tahun 2005, Billy keluar dari PT Berca Sportindo. Kemudian ia bergabung dengan Oakley Indonesia yang berkantor di Bali. Saat itulah, Billy yang baru berusia 26 tahun diberi posisi sebagai Manajer Umum (General Manajer atau GM, posisi tertinggi di perusahaan tersebut). Dalam tiga tahun, Billy berhasil menaikkan penjualan Oakley hingga 280% atau hampir tiga kali lipat. Karyawan pun bertambah dari 80 menjadi 240 orang. Pada 2008, saat berusia 29 tahun, ia pindah ke Grup MRA (Mugi Rekso Abadi), dengan jabatan Kadiv. F&B. Saat itu, Billy membawahi tiga entitas bisnis milik Grup MRA, yakni Hard Rock Cafe Jakarta, Hard Rock Cafe Bali, dan, Haagen-Dazs dengan total sekitar 500 karyawan. Namun, ternyata Billy hanya bertahan di sana tidak lebih dari 2 tahun.. Dia memutuskan untuk sepenuhnya menjadi seorang pebisnis dan mendirikan perusahaannya satu per satu.

Di akhir tahun 2006, bersama Rudhy Buntaram, pemilik Optik Seis, Billy mendirikan Jakarta International Management (JIM). JIM bertujuan melayani semua kebutuhan di industri fasyen. JIM sendiri memiliki beberapa divisi, yakni: agensi model (JIM Models), fashion event organizer (JIM Events), dan JIM-f Academy (bekerja sama dengan FashionTV Indonesia).

Pada Bulan November 2012, Billy mendirikan PT. YOT Nusantara, yang kini menjadi perusahaan induk (Holding) yang membawahi 2 perusahaan: PT Top Karier Indonesia (job portal) yang didirikans sejak 2015 dan PT YOT Inspirasi Nusantara yang membawahi semua kegiatan yang berhubungan dengan "Young On Top", baik program YOT di Tv, Radio, mengembangkan komunitas anak muda di 25 kota, menyelenggarakan YOT National Conference dan rangkaian seminar di puluhan kota besar di Indonesia, menjadi konsultasi kreatif perusahaan, dan melakukan berbagai rangkaian kegiatan sosial yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak-anak muda di Indonesia. Andy F. Noya adalah Presiden Komisaris di PT YOT Nusantara (Holding) dan PT Top Karier Indonesia, sementara Ben Soebiakto adalah Presiden Komisaris di PT YOT Inspirasi Nusantara.

Billy juga adalah cofounder dan CEO PT Generasi Digital Internasional (GDILab), sebuah perusahaan yang didirikan sejak Desember 2013 dan bergerak di bidang digital analytic (big data analytic, artificial intelligence) yang merupakan perusahaan teknologi yg telah bermitra dengan perusahaan global Twitter dan HERE Technologies.

Pemikiran

Keberuntungan

Dalam berusaha, menurut Billy, masih banyak orang yang memiliki pemikiran negatif atas sebuah kesuksesan. Bagi Billy, salah satu sebabnya adalah karena ketika mereka sudah berusaha, mereka masih juga belum berhasil. Inilah yang membuat mereka berpikir bahwa keberuntungan belum ada di pihaknya. Ketika mereka melihat ada orang yang mereka anggap berhasil, mereka berpikir bahwa keberhasilan itu semata-mata mereka capai karena adanya unsur keberuntungan (luck). Bagi Billy, sukses bisa artikan dalam dua sudut pandang. Dalam sudut pandang jangka panjang kesuksesan adalah ketika seseorang bisa berhasil mencapai apa yang dia impikan, sementara kesuksesan dalam jangka pendek adalah apabila sesorang bisa mencapai apa yang ditargetkan.

Namun, Billy berpendapat bahwa keberuntungan dalam meraih kesuksesan adalah sebuah kenyataan. Ia menyadari bahwa pencapaiannya maupun orang lain ini juga tentunya ditunjang unsur keberuntungan. Akan tetapi, keberuntungan itu adalah faktor ‘X’ yang berada di luar kontrol manusia. Seseorang tidak bisa membuat dirinya beruntung. Baginya, tidaklah masuk akal bila ada seseorang berbicara bahwa ia ingin mendapat undian esok hari. Daripada mendiskusikan masalah keberuntungan, akan lebih baik apabila seseorang segera bertindak (just perform). Artinya tidak perlu memedulikan hal-hal yang memang tidak perlu, fokus dan melakukan seuatu hal dengan sebaik-baiknya. “Forget about luck and do your best what is within your control!”

Bagi Billy, daripada berharap beruntung, lebih baik energi dalam tubuh seseorang didayagunakan untuk berpikir dan melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin. Kalaupun hasilnya tidak sesuai harapan, setidaknya seseorang akan merasa sedikit puas karena orang tersebut telah melakukannya sebaik mungkin. Baginya, kegagalan akibat performa terbaik akan lebih ringan terasa dibanding kegagalan akibat performa yang ala kadarnya.

Young on Top

April 2009, ketika usianya 30 tahun, Billy menerbitkan sebuah buku berjudul Young On Top yang diterbitkan oleh penerbit GagasMedia. Buku tersebut ia selesaikan dalam waktu satu setengah tahun dan cecara umum ditujukan kepada pemuda sebagai arahan meraih kesuksesan terutama dalam dunia bisnis. Dalam buku yang telah diperbaharui penulisannya sehingga lebih relevan dengan "zaman now" tersebut, Billy memberikan 40 kunci sukses di usia muda. Beberapa contoh di antaranya adalah menjadi sesorang yang terbuka, berpikiran positif, tepat waktu, tidak pernah putus asa, dan selalu bertindak lebih dari biasanya.

Pada bagian pertama buku Young on Top, Billy menjelaskan tentang arti pentingnya membangun motivasi, keyakinan, dan optimisme dalam menjalani hidup. Segala kegiatan atau pekerjaan yang dilakukannya akan berkualitas dan mencapai hasil yang maksimal. Bagian kedua, Billy membahas bagaimana cara mencapai kesuksesan di usia muda seperti senantiasa mengembangkan kemampuan diri untuk menguasai secara detail bidang pekerjaan yang ditekuni. Di bagian ketiga, Billy memberikan beberapa tips menarik mengenai karakter penting yang harus dimiliki seseorang ketika ingin meraih perjalanan karier yang cemerlang, seperti selalu aktif dalam mengasah kemampuan, mengedepankan dan mengembangkan sikap tidak berberpuas diri dalam menggali ilmu pengetahuan dan informasi, tetapi rendah hati dan bijaksana.

Pranala

The contents of this page are sourced from Wikipedia article on 24 Jun 2020. The contents are available under the CC BY-SA 4.0 license.
comments so far.
Comments
Reference sources
References
http://swa.co.id/2010/03/billy-boen-anak-muda-di-puncak-tiga-perusahaan/
http://yorissebastian.com/young-on-the-top-ketika-usia-tidak-menjadi-rintangan/
http://www.usu.edu/alumni/newsletter/2009/may09.cfm
http://www.mra.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=46&Itemid=54
http://kickandy.com/friend/2010/03/29/1858/69/1/4/Apakah-Mas-Billy-Percaya-Keberuntungan-Itu-Ada
http://gagasmedia.net/Info/Wawancara-dengan-Billy-Boen.html
http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=11457
http://billyboen.com
http://biografi.rumus.web.id/2011/06/biografi-billy-boen-young-on-top.html
http://www.ronywijaya.web.id/search/label/Billy%20Boen
arrow-left arrow-right instagram whatsapp myspace quora soundcloud spotify tumblr vk website youtube pandora tunein iheart itunes